Orat-oret Ngomentari Tulisan KangNoer
Membaca orat oret P. Nurhadi yang luar biasa, sampek ndak bisa mengungkapkan dengan kata-kata. Pada akhirnya ujung jari ini menombol huruf-huruf di aplikasi word yang ada di androit oppo A3s. Indah kata-katanya, urut narasi pembahasannya, membuat hati ndak tahan untuk berkomentar. Saya belum pernah menulis, sampek dewasa ini. Paling-paling menulis diwaktu sekolah SD itupun disuruh mengarang oleh ibu guru. Dan sama dengan teman-teman yang lain, mengawali mengarang dimulai dengan kata-kata "pada suatu hari," he2.
Saya membaca tulisan kangnoer di blogspot, seakan bisa mengikuti keadaan kegiatan yang berlangsung hari ini Rabu 4 Nopember 2020. Kegiatan yang terjadi pada hari ini seakan teriang-iang menjadi sebuah kegiatan yang sangat bermakna. Terurai rapi mulai cerita tentang peran atau kontribusi Pc Pergunu dari awal terbentuknya di Tulungagung, berdirinya Smk Nu, memberangkatkan mahasiswa beasiswa ke Al Khoziny sampai mengadakan kegiatan yang bertajuk seminar pendidikan yang berlangsung secara maraton tanggal 4, 7, dan 21 Nopember 2020. Diulas pula kegiatan hari ini mulai dari upacara pembukaan, sambutan ketua Pc Pergunu yang menyampaikan pentingnya peningkatan profesional guru terutama tentang teknologi. Tidak terlewatkan isi sambutan ketua Pc Lp. Maarif Tulungagung Bpk. H. Kozin M.Pd.I yang menyampaikan bahwa para wali-wali Alloh itu adalah guru. Guru adalah orang sakti, dan murid yang taat kepada guru pada akhirnya juga akan menjadi orang sakti. Mantan ketua PC Pergunu ini juga menjelaskan bahwa Bima Sakti dan Kera sakti adalah contoh seorang murid yang mendapatakan keistimewaan (kesaktian) karena saking taatnya kepada gurunya.
Dalam tulisannya kangnoer tidak ketinggalan menceritakan bagaimana performenc dari pemateri IT pada hari ini. Seorang praktisi IT yang juga sebagai kepala SMA Diponegoro Tulungagung. Menarik, energik terampil mengolah kata-kata sehingga membuat peserta tidak beranjak dari tempat duduk. Materi hari ini sangat penting untuk keperluan guru di era digital ini. Guru dituntut benar-benar melek IT, karena guru harus mempersiapkan generasi bukan hanya 10 tahun bahkan 20 tahun yang akan datang.
Sukses Kangnoer, sukses Pc Pergunu Tulungagung.
Yaa Alloh...mantab pak haji... Tulisan panjngan sangat hidup.... Menyejukkan dan insyaa Alloh menjadi awal yg baik untuk terus menulis.
ReplyDelete